Nasihat Ali bin Abi Thallib Bagi Penuntut Ilmu

 بسم الله الرحمن الر حيم
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 


Islam sebagai Agama yang sempurna, berpandangan bahwa menuntut ilmu yang bermanfaat merupakan sebuah kewajiban yang melekat kepada manusia dari buaian hingga liang lahat. Maka dari itu mencari ilmu tidak ada batasannya, sebagaimana Hadits Rasulullah berikut: 

Segala sesuatu pastinya memiliki modal untuk bisa mendapatkannya,  begitupun ilmu memiliki syarat-syarat untuk mendapatkannya. Ada syarat yang paling utama dalam menuntut ilmu yaitu 'Niat', kita tanamkan dalam hati niat bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, niat menuntut ilmu khususnya ilmu agama yaitu: Niat mengharapkan Ridho Allah untuk meraih kebahagiaan akhirat, menghilangkan kebodohan dirinya sendiri dan kebodohan orang lain, dan juga berdakwah.

Selain niat, para pencari ilmu juga wajib memiliki modal yang lain supaya mudah dalam mencari ilmu. Mengenai hal ini Syaikh Az-Zarnuji di dalam kitab Ta'lim Muta'alim menuliskan sebuah syair dari Sayyidina 'Ali bin Abi Thallib radiyallahu 'anhu, dua bait syair tersebut adalah:

"Ingatlah engkau tidak akan meraih ilmu kecuali dengan enam hal saya akan memberitahukan kepadamu penjelasan semuanya: Cerdas, keinginan yang kuat, sabar, bekal, petunjuk guru, dan waktu yang lama". 

Penjelasannya sebagai berikut:

1. Cerdas
ketika mencari ilmu hendaknya memiliki target planning dan strategi dalam mendapatkannya, dengan memaksimalkan penggunaan otak dan pikirannya ketika mencari ilmu. Maka insya Allah seseorang yang sedang mencari ilmu akan meraih ilmu dengan baik.

Para ulama membagi gagasan kecerdasan menjadi dua yaitu:

yang pertama,  Muhibatun minallah (kecerdasan yang diberikan oleh Allah)  sebagai karunia.  Contohnya seseorang yang memiliki kekuatan dalam menghafal.

Yang kedua adalah kecerdasan yang didapat dengan usaha misalnya dengan membaca, mencatat, mengulang materi yang diajarkan dan lain-lain.

2. Keinginan Yang Kuat
Yang kedua yaitu memiliki keinginan yang kuat atau bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu, bagi seorang pelajar hendaknya memiliki tekad yang kuat dan tidak boleh bermalas-malasan dalam mencari ilmu.

Bahwa barangsiapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan mendapatkan kesuksesan. Begitu pun dalam menuntut ilmu kesungguhan dan keinginan kuat adalah modal untuk menguasai ilmu yang sedang kita pelajari.

Pepatah mengatakan : "Siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan dapat".

3. Sabar
Dalam menuntut ilmu dibutuhkan kesabaran, sabar dalam belajar, sabar dalam ujian, sabar dalam segala hal yang akan mengantarkan kita kepada keberkahan ilmu.

Pepatah mengatakan, "orang yang cerdas adalah orang yang tidak akan pernah berhenti belajar".

4. Bekal
Pencari ilmu hendaklah memiliki bekal yang cukup, dalam bentuk uang ataupun harta yang dimilikinya, yang dapat menunjang proses pembelajaran yang nantinya akan digunakan untuk membeli buku, pensil, pulpen atau untuk biaya transportasi.

5. Petunjuk Guru 
Hal yang paling penting dalam menuntut ilmu adalah bimbingan dari guru, karena Guru akan mengajarkan dan mengarahkan kita untuk dapat meraih ilmu yang sedang dipelajari saat ini.
Hal ini sangat penting mengingat bahwa dengan adanya guru memberitahu yang sebelumnya kita tidak tahu menjadi tahu terhadap ilmu pengetahuan, dan juga agar kita tidak salah paham dengan apa yang kita pelajari,  jikalau kita tidak tahu mau kita bisa bertanya kepada guru sampai jelas. 

6. Waktu Yang Lama
Dalam menuntut ilmu dibutuhkan waktu yang lama, tidak mungkin cukup dengan 1 hari. Diperlukan proses yang panjang untuk dapat menguasainya, kita harus menempuh pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMA. Dan setelah itu ketika mempunya keinginan melanjutkan ke Perguruan Tinggi maka akan sangat bagus. 

Marilah kita terapkan 6 hal yang telah disampaikan diatas supaya kita sebagai pelajar yang sedang mencari ilmu diberikan kemudahan oleh Allah, selalu semangat dan pantang menyerah.


Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh... 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kecemasan Melanda Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta Kala Pandemi

Ibadah Ramadhan yang bisa dilakukan di rumah aja

Syarat-syarat Wajib Puasa Ramadhan